Ketua Komisi II DPRD Ingatkan RSUD : Jangan Sampai Putus Obat

oplus_0

Rakyattoday.com – Ketua Komisi II DPRD Kampar, Tony Hidayat mengingatkan Pengelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang untuk segera mencari solusi terkait persoalan obat sehingga tidak terjadi putus obat di pusat rujukan Kabupaten Kampar tersebut.

Menurut Tony, persoalan tersebut sudah berlangsung lama dan berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat jika tidak segera ditangani.

Politisi Demokrat ini menilai persoalan utang obat di RSUD Bangkinang bukan masalah baru, menurutnya, tunggakan sudah terjadi dari tahun ke tahun akibat pendapatan rumah sakit yang tidak mampu menutupi kebutuhan operasional.

“Ini penyakit lama. Dari tahun ke tahun rumah sakit selalu berutang. Tutup lubang gali lubang terus-menerus, akhirnya pihak penyedia obat tidak mau lagi,” ingat Tony Hidayat, Rabu (13/5/2026).

Selain persoalan tunggakan obat, Tony juga menyinggung adanya beban keuangan lain yang membebani rumah sakit, seperti piutang sekitar Rp. 6,1 Miliar yang belum masuk sebagai pendapatan BLUD RSUD serta kerugian negara sekitar Rp. 6,9 Miliar terkait kasus lama.

Ia mengingatkan, apabila utang kepada pihak ketiga belum dibayarkan, distributor obat bisa menghentikan pasokan obat ke rumah sakit. Kondisi itu dinilai akan berdampak langsung kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

“Kalau pihak ketiga tidak lagi mendrop obat sesuai kebutuhan rumah sakit, tentu masyarakat yang akan terdampak,” ujarnya



Pos terkait